• Latest News

    Pakaian Adat Simalungun Eksis di Henan TV Beijing

    Jeffrey Panama sangat beruntung dan pantas terpilih sebagai duta Indonesia ke Beijing dalam acara “The Heroes of Chinese Characters” Henan TV yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Beruntung karena,  siswa SMA Perguruan Kristen Kalam Kudus Pematang Siantar ini berkesempatan memperkenalkan kebudayaan Batak melalui pakaian adat yang dikenakan pada acara berskala internasional itu. 

    Jeffrey juga pantas terpilih, karena segudang prestasi  sudah diraihnya di kancah internasional, semisal, Oktober 2013 : Mewakili Indonesia ke China dalam rangka Kompetisi “the 6th Chinese Bridge for Secondary School Students”.  Sebagai Wakil Benua Asia pada Acara Pembukaan “the 6th Chinese Bridge for Secondary School Students” di Yunnan, China.

    Pada saat dialog dengan presenter Henan TV, Jeffrey sangat fasih berbahasa Mandarin. Dialog mengalir lancar. Saking fasih berbahasa Mandarin, presenter Henan TV dengan seloroh mengatakan, Jeffrey adalah orang China yang menyamar sebagai orang Indonesia. Jefrey pun menanggapinya dengan tawa dan secepat itu merespon pertanyaan itu.

    Jeffrey: Bukan,  saya asli orang Indonesia.

    Presenter: Apakah kamu dari kecil sudah belajar Bahasa Mandarin?

    Jeffrey: Ya, sejak umur 4 tahun saya sudah belajar Bahasa Mandarin dari kakek. Kakek saya berasal dari Guang Dong, Jeffrey menambahkan.

    Presenter: Oke, saya mengerti. Saya merasa berkomunikasi dengan Jeffrey tidak ada bedanya dengan orang China, maka ujian yang diberikan akan sama dengan ujian orang China.

    Ketika tampil di pentas, penampilan Jeffrey menarik perhatian presenter dan guru yang mengujinya.

    Guru Wanita Penguji: Jeffrey, pakaian adat apa yang kamu kenakan ini?

    Jeffrey: Ini adalah ulos, pakaian adat suku Batak yang banyak digunakan saat pergi ke pesta di daerah kami.

    Jeffrey juga mengenakan jas dan topi yang biasa digunakan pada acara adat Batak.

    Guru Wanita: Apakah kamu suku Batak?

    Jeffrey: Bukan. Suku Batak adalah salah satu suku di daerah kami. Dan ulos ini sering dipergunakan pada acara adat. Pakaian ini dipinjamkan guru saya yang asli suku Batak. Pakaian ini dikenakan guru saya saat beliau melangsungkan pernikahannya.

    Jawaban Jeffrey yang bernas dan memikat disambut dengan tepuk tangan para hadirin. 

    Guru Wanita: Apa yang kamu pakai yang melilit di pinggangmu?

    Jeffrey: Oh, itu kain sarung yang juga pelengkap pakaian adat di daerah kami.

    Penampilan Jeffrey di atas panggung sungguh memikat. Rasa percaya dirinya membuat percakapan dengan guru penguji atau presenter mengalir lancar.

    Hal yang membanggakan ujar siswa kelahiran 27 Juni 1998 dan telah mengoleksi segudang prestasi di sekolah maupun ketrampilannya di luar sekolah, dia sudah memperkenalkan pakaian adat Suku Batak yang sering digunakan saat acara pesta di daerah kawasan wisata Danau Toba.

    analisadaily
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 Comment:

    1. mantap la kawan ini... (y)
      dia mau memperkenalkan dengan memakai pakaian adat Simalungun....

      BalasHapus
    2. Ini patut di acungi jempollllll...

      BalasHapus

    Item Reviewed: Pakaian Adat Simalungun Eksis di Henan TV Beijing Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top